HTB bandwidth management with Ubuntu

Mungkin temen-temen pernah ketemu sama user bandel yang selalu menyedot bandwidth internet tanpa peduli sekitarnya (yang lagi sama-sama ngenet dengan si user bandel), untuk mengatasi user bandel tersebut biasanya saya selalu menggunakan aplikasi TC (traffic Control) yang sudah terinstall default di Ubuntu Server 8.04 LTS, sebenernya ada beberapa cara untuk mengatur bandwidth tiap-tiap user, seperti penggunaan Proxy (Squid) yang dipadukan dengan delay_pools sebagai salah satunya,  di TC bisa juga dipadukan dengan marking (penanda) iptables di rantai MANGLE, atau bisa juga langsung diarahkan pada alamat IP yang dipake si User “bandel” tersebut. Pada tulisan saya ini, saya simulasikan penggunaan TC dengan metode HTB untuk mengatur bandwidth suatu ruangan kecil yang terdiri dari 1 router dan 4 klien

(Klien1)eth0————-|

(Klien2)eth0————-|

(Klien3)eth0————-|—————-eth1(Router)eth0 ————Internet

(Klien4) eth0————-|

dengan alamat IP seperi di bawah:

Router eth1: 192.168.0.1
Klien 1 eth0: 192.168.0.11 (Jatah Bandwidth 64 Kbps Max 256Kbps)
Klien 2 eth0: 192.168.0.12 (Jatah Bandwidth 128 Kbps Max 256Kbps)
Klien 3 eth0: 192.168.0.13 (Jatah Bandwidth 32 Kbps Max 256Kbps)
Klien 4 eth0: 192.168.0.14 (Jatah Bandwidth 32 Kbps Max 256Kbps)

Dari klasifikasi di atas maka dapat dibuat 3 kelas pada TC, mari kita mulai:

Continue reading ‘HTB bandwidth management with Ubuntu’

Could not reliably determine the server’s fully qualified domain name

Pernah ngalamin saat restart atau menjalankan apache nemuin pesan error seperti judul diatas? Emang ga mengganggu kinerja web server sih, tapi kalo aku agak risih ngeliatnya kalo setiap restart web server keluar pesan error kayak dibawah:

* Restarting web server apache2

apache2: Could not reliably determine the server’s fully qualified domain name, using 127.0.0.1 for ServerName … waiting apache2: Could not reliably determine the server’s fully qualified domain name, using 127.0.0.1 for ServerName                           [ OK ]

terus cara ngatasinya?

Tambahkan aja “ServerName 127.0.0.1″ di file apache2.conf lalu restart apachenya, he he he mudah bukan, semoga membantu dan selamat mencoba ….

Memperbesar Max Upload Size di PHP

Terkadang saat kita bikin web aplikasi memerlukan fasilitas upload file, apabila file yang akan diupload besarnya ber mega-mega katakanlah lebih dari 10 MB, sedangkan untuk konfig default php hanya bisa menangani upload file sebesar 2MB, maka untuk mengatasinya kita harus sedikit mengubah konfigurasi di file php.ini di bagian:

  • upload_max_filesize
  • post_max_size
  • memory_limit
  • max_execution_time
  • max_input_time

Setelah diubah jangan lupa untuk merestart server web nya untuk inisialisasi perubahan yang kita lakukan di file php.ini, semoga membantu dan silakan mencoba …

Upgrade Jaunty malah Crash??

Kemaren Rabu tanggal 5 Agustus 2009, aku dapet monitor baru di kantor, LG W1953S. LCD 19′ inch he he he senengnya, tapi koq resolusinya ga bisa maksimal ya saat pake Ubuntu Intrepid Ibex (8.10) cuman bisa make resolusi 1024*768, padahal resolusi terbaik si LG ini di 1360*768, setelah otak-atik Xorg Servernya buat ngubah resolusi si LG agar jadi optimal malah ga berhasil n semakin semrawut, kuputuskan untuk upgrade ke Jaunty Jackalope (9.04), proses download n install paket2 yang dibutuhkan berjalan lancar, kemudian setelah selesai sang Ibex pun minta restart dan hasilnya… tadaaaa, “Crash” saat mau masuk ke login GDM …. WHAT THE ….!!! OH MY GOD !!!, akhirnya aku hard reset si PC, dan teuteup hasilnya crash juga langsung panik aku seketika, wah ini harus masuk ER (emergency room) nih, ampuuun dah kalo install ulang …., aku coba masuk ke recovery mode ,thx God masih tetep bisa walupun harus berkutat di “lembah hitam” :( ( wuaaaa kirain dapet berkah monitor diganti yang LCD malah jadi musibah hiks hiks,  akhirnya aku cari-cari di google tentang downgrade ubuntu di PC temen, eeeeh semua bilangnya install fresh aja malahan ada yang bilang kalo downgrade itu bisa dijadikan saran untuk ke depannya, dueeeeng semakin panik aku …. Continue reading ‘Upgrade Jaunty malah Crash??’

Bikin ERD di tabel database

Mysql Workbench

1 Juli 2009, Wuaaah … setelah 1 bulan penuh ga pernah nulis karena sibuk ngejar skripsi, akhirnya berakhir dengan manis …. (lulus maksudnya), dari revisi pendadaran aku disuruh benerin gambar relasi tabel databasenya harus ad tanda one to many atau one to one, setelah dilihat eh bener juga, gambar hasil designer phpmyadmin ga keliatan informasi relasinya, apa lagi abis uprade laptop ke Jaunty, PHPMyAdminnya juga ikut ke upgrade alhasil designernya ga muncul lagi, apalagi cara yang sama buat ngemunculin phpmyadmin designernya dah ga bisa lagi digunakan, akhirnya setelah iseng-iseng maen ke websitenya MySQL malah nemu yang namanya MySQL Work Bench, ada yang buat Ubuntu, ada yang buat WIndows dan Mac OS, dan bisa di donlot disini (http://dev.mysql.com/downloads/workbench/5.1.html) dan gratis.  Gambar yang tertampil di atas juga adalah hasil dari MySQL Work Bench, silakan mencoba…

Melihat “Total Disk Usage” sebuah folder di console

Bingung pingin menghitung berapa mega/giga volume sebuah folder yang terpakai di harddisk lewat terminal atau konsole di linux karena ga ada klik kanan dan klik properties?

Gampang … jalankan aja perintah ini:

du -ch lokasi_folder/nama_folder |grep total

Recovering Ubuntu After Installing Windows ( Reinstall Grub Boot loader )

Jumat tgl 25 April, setelah beberapa minggu g nulis karena dikejar deadline skripsi … fiuuuh …kemaren ada temen minta tolong, karena dia abis install ulang windows XP, jadinya Linux Mint nya g bisa diakses, alias dual bootnya (GRUB) ketimpa sama boot loadernya windows, mau install ulang linuxnya? jangaaan,…gini caranya untuk mengembalikan GRUBnya ……:

1. Boot pake Live CD. (pake Ubuntu 8.04 ato versi lain)

2.Buka terminal (Applications -> Accessories -> Terminal)

3. Start grub sebagai root dengan perintah :

sudo grub

4.  Kamu akan masuk ke shell-nya GRUB yang nati akan kita gunakan untuk mencari root partisi tempat kita menginstall GRUB.

5. Ketikkan perintah di bawah lalu  enter:

find /boot/grub/stage1

Jika keluar komentar  “Error 15: File not found”, coba perintah ini:

find /grub/stage1

Dari hasil informasi root partisi yang didapatkan setelah perintah sebelumnya berhasil dijalankan tanpa error message, Gunakan perintah dibawah:

grub> root (hdX,Y)

Kemudian Install Grub:

grub> setup (hd0)

Dan yang terakhir, Exit Grub:

grub> quit

Restart dan tadaaaaa, GRUB Boot loader anda akan kembali seperti semula, silakan masuk ke linux box anda yang telah direcovery ….

Warning: Cannot modify header information – headers already sent by …bla bla bla

Pernah ngalamin seperti judul di atas sewaktu bermain dengan PHP di web server …? solusinya mudah, buka file konfigurasi PHP di “php.ini”, cari bagian buffer “output_buffering = Off” di edit menjadi “output_buffering = On” lalu restart apachenya ….

Silakan dicoba dan semoga membantu ….

Paging ala Google di PHP (Google Paging)

Saat ini saya sedang menulis skripsi tentang sistem informasi manajemen dengan bahasa pemrograman PHP, karena lagi pemula, saya kesulitan saat membuat paging ala Google , jadi kalo ada data yang banyaaak sekali dapat tertampil berdasarkan halaman, dan nomer halaman yang tertampil disana hanya 5 buah, tampilan di bawah menjadi :

First Previous   1 2 3 4 5   Next Last

Kalo di Link Next di klik, akan loncat ke halaman 6 jadi seperti di bawah ini:

First Previous   2 3 4 5 6  Next Last

Kalo di klik Last, maka akan segera loncat ke data di halaman terkahir, begitu juga kalo di klik First, akan segera loncat ke halaman pertama …

Mau tau caranya …???

Continue reading ‘Paging ala Google di PHP (Google Paging)’

Merotasi text di OpenOffice Writer 3

Pernah suatu kali aku nulis skripsi pake OpenOffice Writer 3, bingung gimana merotasi kata karena ada gambar yang dibikin landscape tetapi halaman page tetep portrait , pas mau bikin keterangan di gambar, bingung…. setelah cari di google ternyata ketemu solusinya

Langsung aja yaaa, caranya:

screenshot1

Blok kata atau kalimat yang akan di rotate

Klik menu Format > Character.

Klik menu Format > Character.

Pada tab Position, di seksi Rotation/scaling, Pilih sudut rotasi dan klik OK

Pada tab Position, di seksi Rotation/scaling, Pilih sudut rotasi dan klik OK

tadaaaa, ini hasilnya...

tadaaaa, ini hasilnya...

Next Page »