Ada yang pernah ngalamin seperti judul di atas? Saya barusan aja mengalaminya saat menginstall Ubuntu Server 10.04 LTS di HP ML 370 G3, kejadian tersebut selalu terjadi karena tidak bisa langsung masuk ke prompt login setelah server restart atau mati. Kejadian tersebut sangat mengganggu kinerja server karena harus di ketik exit untuk masuk ke prompt login. Bayangkan saja apabila saat admin server tidak berada di tempat, tiba-tiba server mati karena listrik padam dalam jangka waktu yang lama sehingga UPS tidak sanggup lagi menahan bebannya. Harus minta tolong seseorang untuk sekedar mengetikkan “exit”, agar server dapat masuk ke prompt login dan menjalankan layanan-layanannya. Ada kemungkinan si Ubuntu tersebut tidak bisa langsung mendeteksi harddisk SCSI bawaan si server, setelah googling kesana kemari akhirnya saya dapat solusinya di sini. Lalu cara yang saya lakukan adalah seperti di bawah ini:
Buka file /etc/default/grub lalu edit dari :
GRUB_DEFAULT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT_QUIET=true
GRUB_TIMEOUT=10
GRUB_DISTRIBUTOR=`lsb_release -i -s 2> /dev/null || echo Debian`
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet"
GRUB_CMDLINE_LINUX=""
menjadi
GRUB_DEFAULT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT_QUIET=true
GRUB_TIMEOUT=10
GRUB_DISTRIBUTOR=`lsb_release -i -s 2> /dev/null || echo Debian`
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet"
GRUB_CMDLINE_LINUX=""
GRUB_DISABLE_LINUX_UUID=true
kemudian lakukan perintah:
sudo update-grub
Lalu silakan coba restart server anda, maka anda akan segera dibawa masuk ke prompt login, tanpa harus mengetikkan “exit” lagi.
Tulisan kali ini membahas tentang samba, Samba adalaha aplikasi Klien-Server yang digunakan untuk berbagi file antara operasi windows dan linux. Untuk cara menginstallnya pengunjung bisa langsung menuju ke tautan berikut.
Disini dibahas bagaimana menentukan setiap pengguna samba memiliki hak akses yang berbeda. Kenapa begitu? karena apabila setiap user memiliki hak akses yang sama maka, tingkat keamanan data yang di share/di bagi menjadi sangat rendah. Bisa jadi ada user yang menghapus data-data yang di share tersebut secara sengaja atau tanpa sengaja. Kalaupun dibuat hak akses file yang dishare hanya bisa dibaca saja, maka sistem file share itu menjadi kurang fleksibel.
Pertama siapkan dulu daftar user dan folder yang akan di share, contohnya seperti di bawah:
- Daftar Folder (Musik, Data)
- Daftar User (Admin, Staff, Tamu)
Aturan Hak Akses User:
Musik(Bisa Dibaca dan Ditulisi)
Data(Bisa Dibaca dan Ditulisi)
Musik(Bisa Dibaca dan Ditulisi)
Data(Bisa Dibaca tapi tidak bisa menulisi)
Musik(Bisa Dibaca tapi tidak bisa menulisi)
Data(Tidak bisa dibaca dan tidak bisa menulisi)
Read more…
Minggu ini lagi seneng nulis, jadinya seminggu keluar dua tulisan deh, he he he, gapapa sih, namanya juga berbagi ilmu. Kalo ilmu yang kita sharing berguna dan dipakai banyak orang khan semakin banyak kita dapet pahala.
Sebelumnya apa sih serangan brute force itu? “Serangan brute-force adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci yang mungkin.“, kalo pingin baca keterangan yang lebih lengkap bisa dibaca disini atau penjelasan umumnya, mau login ke komputer tujuan dengan menebak-nebak user dan passwordnya.
Nha kalo di Ubuntu/Linux server ada yang namanya aplikasi ssh (secure shell) yang memungkinkan kita meremote ubuntu kita dari tempat yang berbeda jaringan. kita bisa login dari jarak jauh gitu maksudnya. Kalo kita bisa login dari komputer yang berbeda, berarti orang lain juga bisa donk? betul, orang lain juga bisa. Makanya disini diutarakan cara termudah mencegah serangan brute force di server ubuntu kita walaupun tidak 100% aman, setidaknya sudah ikut menangkal serangan yang dilakukan para “orang-orang iseng”.
Caranya yaitu matikan penggunaan user root untuk login dari ssh, karena user root pasti ada di setiap linux. jadi itu adalah user yang paling sering digunakan sebagai ujung tombak serangan brute force. Untuk login dengan user root lewat ssh harus di disable.
Begini langkah-langkahnya Read more…
Pernah suatu kali tiba-tiba wifi di netbook saya macet, ga mau nangkep sinyal, padahal saat saya pindah ke windows, lancar-lancar saja. Saya pastikan ethernet wifinya sudah UP, tombol untuk mengaktifkan wifi di F11 juga ga nyala lampunya, dan ternyata itu salah satu bug maverick, nha untuk solusinya bisa diikuti langkah2 berikut:
Edit file di /etc/NetworkManager/nm-system-settings.conf dengan perintah:
sudo vim /etc/NetworkManager/nm-system-settings.conf
lalu di bagian:
[ifupdown]managed=false
diubah menjadi:
[ifupdown]managed=true
kemudian jalankan perintah:
sudo rfkill unblock all
dan silakan restart ubuntu anda, maka tombol shortcut ON/OFF wifi dan lancard wifi anda akan kembali lancar. Sebagai catatan netbook saya menggunakan lancard Broadcom Corporation BCM4312 802.11b/g.
Silakan mencoba dan semoga membantu.
Ini adalah beberapa kejadian yang teringat selama tahun 2010 lalu, sebenernya ada banyak sih, tapi … harap maklum ya
- Januari: Tahun baru 2010,
- Februari: Peringatan setahun meninggalnya Bapak, Maen ke Bromo.
- Maret: Dapet SK CPNS dan pindah kerja dari UGM ke Menkominfo.
- April: Peringatan Anniversary yang
ke-7 ke-8
- Mei: Ulang Tahun Ndukke
- Juni: Datang kepala kantor yang baru. Selamat datang pak …
- Juli: Outbond di Bogor, Pernikahan kakak keduaku, Survey Pemetaan ke Jakarta.
- Agustus: Mulai Bulan Puasa, Lamaran ke rumah Ndukke,
- September: Prajab di Jakarta (2 Minggu)
- Oktober: Ke Lampung maen ke rumah Fertonk
- November: Maen ke Dieng, Merapi Meletus
- Desember: Lahirnya Aurelle … (Ponakan lagii)
Semoga Tahun 2011 ini lebih baik segala-galanya dari tahun-tahun sebelumnya.
Suatu ketika saya ingin bikin ubuntu yang sudah terinstall aplikasi-aplikasi tertentu saja saat digunakan melalui LiveCD ataupun sudah terinstall, untuk sistem operasi yang saya gunakan untuk melakukan remastering adalah Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) versi netbook, dan yang saya remastering adalah Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx). Untuk persiapan, sediakan ISO ubuntu 10.04 terlebih dahulu.
Untuk remastering ada beberapa cara, yang pertama menggunakan UCK berbasis GUI/Desktop, di Ubuntu 10.10 ini saya menginstall UCK versi 2.4, akan tetapi setiap kali saya melakukan remastering menggunakan UCK tersebut, selalu saja gagal karena bermasalah dengan gfxboot
. Akhirnya saya menyerah dan melakukan remastering secara manual lewat terminal/console.
Langkah-langkah remastering saya tulis dibawah ini:
Install tool-tool yang diperlukan:
user@user-netbook:~$sudo aptitude install squashfs-tools genisoimage
Bikin direktori livecdtmp/ untuk melakukan remastering
user@user-netbook:~$mkdir ~/livecdtmp
Pindahkan ISO Ubuntu 10.04 yang akan di remastering ke dalam folder livecdtmp/, kemudian masuk ke folder livecdtmp/:
user@user-netbook:~$cd ~/livecdtmp
Bikin folder mnt/ di dalam folder livecdtmp/ lalu mounting iso tersebut ke dalam folder mnt/: Read more…
Setelah menginstall gammu, lalu gimana cara ngirim smsnya? mudah saja, ketik aja perintah dibawah:
user@user-netbook:~$ gammu sendsms text [nomer tujuan]
Maksimal 160 karakter tiap sms, setelah selesai menulis, tekan [enter] kemudian [CTRL]+[D], maka akan mucul keterangan bahwa sms sudah terkirim atau failed.
Mudah bukan? Silakan mencoba dan terima kasih sudah berkunjung
SMS gateway yang saya bangun disini menggunakan software gammu yang saya install di Ubuntu 10.10, sebagai server SMS gateway, Modem yang saya gunakan adalah Modem Huawei seri E220 dengan kartu GSM dari Telkomsel.
Pasang USB modem dengan kartu GSM di dalamnya di PC atau laptop Ubuntu 10.10mu, kemudian cek lewat perintah:
user@user-netbook:~$ lsusb
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 005: ID 12d1:1003 Huawei Technologies Co., Ltd. E220 HSDPA Modem / E270 HSDPA/HSUPA Modem
Bus 002 Device 002: ID 046d:c019 Logitech, Inc. Optical Tilt Wheel Mouse
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 002: ID 5986:0182 Acer, Inc Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Kalo sudah terdeteksi seperti keluaran di atas, maka yang harus dilakukan adalah install software gammu dengan perintah: Read more…

Skype adalah sejenis messenger juga tapi lebih dikhususkan untuk voice call atau video call, mirip yahoo tetapi punya beberapa kelebihan dan kekurangan tersendiri dibandingkan yahoo atopun Gtalk dkk, kalo mau make skype di ubuntu gimana nie? langkah-langkahnya sebagai berikut:
Tambahkan beberapa source ke apt list anda dengan perintah di bawah:
echo “deb http://download.skype.com/linux/repos/debian/ stable non-free #Skype” | sudo tee -a /etc/apt/sources.list > /dev/null
Kemudian import “kunci” apt ke dalam sistem anda dengan perintah di bawah:
sudo apt-key adv –keyserver pgp.mit.edu –recv-keys 0xd66b746e
Update list apt anda dengan perintah dibawah:
sudo apt-get update
Kemudian install skype anda melalui software center atau dengan perintah di bawah:
sudo apt-get install skype
Jangan lupa anda harus mendaftarkan diri ke website skype sebelum bisa menggunakannya … atau bisa mendaftar langsung lewat skype messenger anda yang barusan terinstall, silakan mencoba dan semoga membantu …