Pernah denger samba? itu lho tarian tradisional asal brasil, he he he
, tapi bukan itu yang dimaksud …. SAMBA yang saya maksud disini adalah aplikasi server yang menyediakan layanan sharing berbasis smb protocol, sehingga sharing bisa berjalan lintas sistem operasi windows dengan linux (saya belum pernah nyoba kalo yang MAC).
Untuk penjelasan lebih lengkap mungkin anda bisa berkunjung ke sini pertama-tama hal yang harus dilakukan adalah install aplikasi server SAMBA itu di server ubuntu anda, caranya adalah dengan menjalankan perintah di bawah:
~$sudo apt-get samba
Penulis menggunakan SAMBA versi 3.0.28a-1ubuntu4.9, setelah terinstall silakan dicek menggunakan nmap, apakah service SAMBA sudah berjalan di dalam server, caranya dengan menjalankan perintah di bawah (dengan catatan anda sudah login di server tersebut):
~$sudo nmap localhost
Apabila service sudah berjalan maka port 445 dan 139 akan terbuka dengan nama servicenya adalah microsoft-ds dan netbios-ssn seperti yang ditunjukkan pada keterangan di bawah:
139/tcp open netbios-ssn
445/tcp open microsoft-ds
Apabila belum berjalan maka anda bisa menjalankan servicenya dengan perintah di bawah:
~$sudo /etc/init.d/samba start <ENTER>
* Starting Samba daemons [ OK ]
Lalu kita mulai konfigurasi sederhana agar si windows bisa sharing file dengan si server ubuntu. Buka file /etc/samba/smb.conf dengan perintah di bawah:
~$sudo cp /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.backup
~$sudo vim /etc/samba/smb.conf
Lalu pada baris terakhir tambahkan konfigurasi dibawah:
[fileshare]
comment = Users profiles
path = /home/usersamba/direktori_baru
guest ok = yes
browseable = yes
Kemudian Save, lalu buat direktori baru di folder home dan ubah permisinya ke 777, anggap saja anda sudah memiliki user di file server ubuntu dengan nama usersamba, jadi anda tinggal bikin direktori sharing itu di dalam home anda sendiri, dengan perintah dibawah:
~$mkdir direktori_baru
~$chmod 777 -R direktori_baru
Setelah itu, buat user samba dengan nama yang sama dengan user di server ubuntu dengan perintah seperti di bawah:
~$sudo smbpasswd -a usersamba
[sudo] password for usersamba:
New SMB password:
Retype new SMB password:
Untuk membuat usersamba, anda memang harus memiliki user riil di dalam server tersebut, tetapi password user riil dengan password user samba bisa berbeda.
Setelah ditambahkan, maka kita restart service sambanya dengan perintah di bawah:
~$sudo /etc/init.d/samba start <ENTER>
* Stoping Samba daemons [ OK ]
* Starting Samba daemons [ OK ]
Untuk mencobanya dari windows, anda tinggal mengetikkan perintah dibawah di dalam address windows explorer (windows explorer bukan internet explorer):
\\alamat_ip_server_samba
maka anda akan diberikan prompt password dan user untuk masuk, isi user dan password sesuai dengan user samba dan password samba yang tadi telah dibuat dan, viola!! anda sudah bisa masuk ke dalam file share tersebut untuk berbagi file dengan teman anda …
Lalu bagaimana kalo lewat linux? caranya hampir sama dengan yang di windows, ketik perintah di bawah lewat nautilus explorer (bagi gnome user):
smb://alamat_ip_server_samba
dan anda akan disuruh memasukkan user name dan password samba untuk mengaksesnya …
Silakan dicoba dan semoga membantu …


One comment
Do you want to comment?
Comments RSS and TrackBack URI
Trackbacks