Tulisan kali ini membahas tentang samba, Samba adalaha aplikasi Klien-Server yang digunakan untuk berbagi file antara operasi windows dan linux. Untuk cara menginstallnya pengunjung bisa langsung menuju ke tautan berikut.
Disini dibahas bagaimana menentukan setiap pengguna samba memiliki hak akses yang berbeda. Kenapa begitu? karena apabila setiap user memiliki hak akses yang sama maka, tingkat keamanan data yang di share/di bagi menjadi sangat rendah. Bisa jadi ada user yang menghapus data-data yang di share tersebut secara sengaja atau tanpa sengaja. Kalaupun dibuat hak akses file yang dishare hanya bisa dibaca saja, maka sistem file share itu menjadi kurang fleksibel.
Pertama siapkan dulu daftar user dan folder yang akan di share, contohnya seperti di bawah:
- Daftar Folder (Musik, Data)
- Daftar User (Admin, Staff, Tamu)
Aturan Hak Akses User:
- Admin:
Musik(Bisa Dibaca dan Ditulisi)
Data(Bisa Dibaca dan Ditulisi)
- Staff:
Musik(Bisa Dibaca dan Ditulisi)
Data(Bisa Dibaca tapi tidak bisa menulisi)
- Tamu:
Musik(Bisa Dibaca tapi tidak bisa menulisi)
Data(Tidak bisa dibaca dan tidak bisa menulisi)
- Pertama bikin folder Musik dan Data di dalam Home, katakanlah di Homenya admin, kemudian set mode akses folder (musik dan data) tersebut menjadi 777
- Kemudian bikin user system staff dan user tamu di server samba, karena user samba harus menjadi user system terlebih dahulu. Ada kondisi dimana seorang user system bisa tidak memiliki user samba, tetapi seorang user samba tidak mungkin tidak memiliki user di system/server tersebut.
- Edit file di /etc/samba/smb.conf, tambahkan baris di bawah:
[Data]
path = /home/admin/data
valid users = admin, staff
admin users = admin
read list = staff, admin
write list = admin
read only = No
create mask = 0777
[Musik]
path = /home/admin/musik
valid users = admin, staff, tamu
admin users = admin
read list = staff, admin, tamu
write list = admin, staff
read only = No
create mask = 0777
- Kemudian simpan dan silakan restart service sambanya dengan perintah di bawah:
sudo service samba4 restart
- Lalu bikin user tamu dan user staff di system dengan perintah dibawah:
sudo adduser tamu
sudo adduser staff
- Lalu daftarkan user tamu dan staff ke dalam samba dengan perintah dibawah:
sudo smbpasswd -a tamu
sudo smbpasswd -a staff
- Saat mendaftarkan user baru tersebut, akan disuruh untuk memasukkan password samba, password samba ini adalah password yang nantinya akan digunakan untuk otentikasi saat user mengakses service samba, password ini sebaiknya dibikin berbeda dengan password saat membuat user system, untuk mencegah user samba masuk ke dalam server.
- Setelah itu, user-user yang tadi sudah didaftarkan telah siap menggunakan layanan file sharing server samba.
Semoga membantu dan terima kasih sudah berkunjung
Note: Penulis menggunakan Ubuntu Netbook Remix 10.04 yang diinstall samba4.
