Dear Visitor … :-)

Untuk tutorial-tutorial lainnya, silakan berkunjung ke website saya yang baru di www.newbienote.com karena website ini tidak akan saya update lagi, terima kasih telah berkunjung😛

Gave up waiting for root device? Dropping to a shell.

Ada yang pernah ngalamin seperti judul di atas? Saya barusan aja mengalaminya saat menginstall Ubuntu Server 10.04 LTS di HP ML 370 G3, kejadian tersebut selalu terjadi karena tidak bisa langsung masuk ke prompt login setelah server restart atau mati. Kejadian tersebut sangat mengganggu kinerja server karena harus di ketik exit untuk masuk ke prompt login. Bayangkan saja apabila saat admin server tidak berada di tempat, tiba-tiba server mati karena listrik padam dalam jangka waktu yang lama sehingga UPS tidak sanggup lagi menahan bebannya. Harus minta tolong seseorang untuk sekedar mengetikkan “exit”, agar server dapat masuk ke prompt login dan menjalankan layanan-layanannya. Ada kemungkinan si Ubuntu tersebut tidak bisa langsung mendeteksi harddisk SCSI bawaan si server, setelah googling kesana kemari akhirnya saya dapat solusinya di sini. Lalu cara yang saya lakukan adalah seperti di bawah ini:

Buka file /etc/default/grub lalu edit dari :

GRUB_DEFAULT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT_QUIET=true
GRUB_TIMEOUT=10
GRUB_DISTRIBUTOR=`lsb_release -i -s 2> /dev/null || echo Debian`
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet"
GRUB_CMDLINE_LINUX=""

menjadi

GRUB_DEFAULT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=0
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT_QUIET=true
GRUB_TIMEOUT=10
GRUB_DISTRIBUTOR=`lsb_release -i -s 2> /dev/null || echo Debian`
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet"
GRUB_CMDLINE_LINUX=""
GRUB_DISABLE_LINUX_UUID=true

kemudian lakukan perintah:

sudo update-grub

Lalu silakan coba restart server anda, maka anda akan segera dibawa masuk ke prompt login, tanpa harus mengetikkan “exit” lagi.

Menangkal serangan brute force root di ubuntu

Untuk tutorial lainnya, silakan berkunjung ke website saya yang baru di www.newbienote.com karena website tidak akan saya update lagi

Minggu ini lagi seneng nulis, jadinya seminggu keluar dua tulisan deh, he he he, gapapa sih, namanya juga berbagi ilmu. Kalo ilmu yang kita sharing berguna dan dipakai banyak orang khan semakin banyak kita dapet pahala.

Sebelumnya apa sih serangan brute force itu? “Serangan brute-force adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci yang mungkin.“, kalo pingin baca keterangan yang lebih lengkap bisa dibaca disini atau penjelasan umumnya, mau login ke komputer tujuan dengan menebak-nebak user dan passwordnya.

Nha kalo di Ubuntu/Linux server ada yang namanya aplikasi ssh (secure shell) yang memungkinkan kita meremote ubuntu kita dari tempat yang berbeda jaringan. kita bisa login dari jarak jauh gitu maksudnya. Kalo kita bisa login dari komputer yang berbeda, berarti orang lain juga bisa donk? betul, orang lain juga bisa. Makanya disini diutarakan cara termudah mencegah serangan brute force di server ubuntu kita walaupun tidak 100% aman, setidaknya sudah ikut menangkal serangan yang dilakukan para “orang-orang iseng”.

Caranya yaitu  matikan penggunaan user root untuk login dari ssh, karena user root pasti ada di setiap linux. jadi itu adalah user yang paling sering digunakan sebagai ujung tombak serangan brute force. Untuk login dengan user root lewat ssh harus di disable.

Begini langkah-langkahnya … more

[SOLVED] Wifi Trouble Netbook HP110 1014TU di Ubuntu Maverick

Pernah suatu kali tiba-tiba wifi di netbook saya macet, ga mau nangkep sinyal, padahal saat saya pindah ke windows, lancar-lancar saja. Saya pastikan ethernet wifinya sudah UP, tombol untuk mengaktifkan wifi di F11 juga ga nyala lampunya, dan ternyata itu salah satu bug maverick, nha untuk solusinya bisa diikuti langkah2 berikut:

Edit file di /etc/NetworkManager/nm-system-settings.conf dengan perintah:

sudo vim /etc/NetworkManager/nm-system-settings.conf

lalu di bagian:

[ifupdown]managed=false

diubah menjadi:

[ifupdown]managed=true

kemudian jalankan perintah:

sudo rfkill unblock all

dan silakan restart ubuntu anda, maka tombol shortcut ON/OFF wifi dan lancard wifi anda akan kembali lancar. Sebagai catatan netbook saya menggunakan lancard Broadcom Corporation BCM4312 802.11b/g.

Silakan mencoba dan semoga membantu.

Kaleidoskop 2010

Ini adalah beberapa kejadian yang teringat selama tahun 2010 lalu, sebenernya ada banyak sih, tapi … harap maklum ya😛
  1. Januari: Tahun baru 2010,
  2. Februari: Peringatan setahun meninggalnya Bapak, Maen ke Bromo.
  3. Maret: Dapet SK CPNS dan pindah kerja dari UGM ke Menkominfo.
  4. April: Peringatan Anniversary yang ke-7 ke-8
  5. Mei: Ulang Tahun Ndukke
  6. Juni: Datang kepala kantor yang baru. Selamat datang pak …
  7. Juli: Outbond di Bogor, Pernikahan kakak keduaku, Survey Pemetaan ke Jakarta.
  8. Agustus: Mulai Bulan Puasa, Lamaran ke rumah Ndukke,😛
  9. September: Prajab di Jakarta (2 Minggu)
  10. Oktober: Ke Lampung maen ke rumah Fertonk
  11. November: Maen ke Dieng, Merapi Meletus
  12. Desember: Lahirnya Aurelle … (Ponakan lagii)

Semoga Tahun 2011 ini lebih baik segala-galanya dari tahun-tahun sebelumnya.

Remastering Ubuntu secara manual lewat Terminal/Console

Suatu ketika saya ingin bikin ubuntu yang sudah terinstall aplikasi-aplikasi tertentu saja saat digunakan melalui LiveCD ataupun sudah terinstall, untuk sistem operasi yang saya gunakan untuk melakukan remastering adalah Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) versi netbook, dan yang saya remastering adalah Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx). Untuk persiapan, sediakan ISO ubuntu 10.04 terlebih dahulu.

Untuk remastering ada beberapa cara, yang pertama menggunakan UCK berbasis GUI/Desktop, di Ubuntu 10.10 ini saya menginstall UCK versi 2.4, akan tetapi setiap kali saya melakukan remastering menggunakan UCK tersebut, selalu saja gagal karena bermasalah dengan gfxboot😦 . Akhirnya saya menyerah dan melakukan remastering secara manual lewat terminal/console.

Langkah-langkah remastering saya tulis dibawah ini:

Install tool-tool yang diperlukan:

user@user-netbook:~$sudo aptitude install squashfs-tools genisoimage

Bikin direktori livecdtmp/ untuk melakukan remastering

user@user-netbook:~$mkdir ~/livecdtmp

Pindahkan ISO Ubuntu 10.04 yang akan di remastering ke dalam folder livecdtmp/, kemudian masuk ke folder livecdtmp/:

user@user-netbook:~$cd ~/livecdtmp

Bikin folder mnt/ di dalam folder livecdtmp/ lalu mounting iso tersebut ke dalam folder mnt/: Read more…

Mengirim SMS dengan Gammu

Setelah menginstall gammu, lalu gimana cara ngirim smsnya? mudah saja, ketik aja perintah dibawah:

user@user-netbook:~$ gammu sendsms text [nomer tujuan]

Maksimal 160 karakter tiap sms, setelah selesai menulis, tekan [enter] kemudian [CTRL]+[D], maka akan mucul keterangan bahwa sms sudah terkirim atau failed.

Mudah bukan? Silakan mencoba dan terima kasih sudah berkunjung